Pengajian Rutin BKMM Desa Cisarua


cisarua.desa.id (04 Nov 2018)
Komitmen Pemerintah Desa Cisarua dalam mewujudkan masyarakat desa madani, diaplikasikan dalam beragam kebijakan pemerintah. Diantaranya adalah Program Pengajian yg diselenggarakan oleh BKMM Desa dibawah koordinasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Cisarua. Wadah pengajian bulanan ini diselenggarakan di wilayah dusun cintakarya setiap minggu ke 4 perhitungan bulan hijriyah.
Mustami dalam kegiatan tersebut, terdiri dari seluruh elemen masyarakat dan tokoh masyarakat serta organisasi keagamaan yg berada diwilayah desa cisarua, yaitu : NU, Muslimat, Fatayyat, Ansor, IPNU/IPPNU, Karangtaruna, para ketua RT/RW, Perangkat Desa dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, ketua BKMM Desa Cisarua (Bunyamin,S.Pd.I) menyerukan kepada seluruh jamaah pengajian untuk terus mendukung kegiatan pengajian sebagai upaya menambah ilmu agama, dan juga sebagai upaya mempererat kerukunan diantara sesama warga masyarakat.
Sementara itu, narasumber dalam pengajian Ky.Unus Yunus menyampaikan thema soal pentingnya menjaga akidah islam ahlisunah waljamaah. Aqidah yang merupakan pondasi iman harus terus dipupuk dengan nilai2 keilmuan dan pengetahuan tentang kebesaran dan keagungan Alloh SWT. Karena tanpa adanya perawatan terhadap nilai2 aqidah, maka dikhawatirkan keimanan kita akan yergerus oleh penyakit hati.
Odih yang merupakan tokoh masyarakat dusun cintakarya, menyambut baik kegiatan pengajian tersebut. Menurutnya pengajian selain meruapakn tempat untuk menambah ilmu pengetahuan, juga merupakan wahana silaturahmi diantara sesama warga masyarakat desa.
Dedi Kusmana sebagai Sekretaris MWC NU Karangkamiri menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin yg dilaksanakan diwilayah kerja MWC NU Karangkamiri meruapakan bentuk upaya NU dan Para Kiayi untuk membumikan nilai2 tradisi islam nusantara. “Melalui kegiatan pengajian, tahlilan, manakiban dll,diharapkan akan menangkal segala bentuk penyusupan nilai2 atau faham2 baru yang cenderung bertentangan dengan nilai2 islam ahlusunahbwaljamaah.” Pungkas Dedi.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan