Usulan UU Aparataur Pemerintah Desa muncul dalam Rakernas PPDI 2019


Magelang, 13 Juli 2019.
Pengurus Pusat Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PP PPDI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2019, bertempat di Desa Banjarnegara Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Sabtu, 13 Juli 2019.
Hadir dalam acara tersebut utusan pengurus Provinsi dan Pengurus Kabupaten Kota se Indonesia. Yg terdiri dari para ketua, sekretaris, dan bendahara dari berbagai tingkat jreng urusan.
Ketua umum PPDI (Mujito) dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh jajaran kepengurusan PPDI se Indonesia atas partisipasinya dalam berbagai gerak organisasi sehingga satu demi satu perjuangan kita membuahkan hasil. “Perjuangan kita sudah banyak membuahkan hasil, diantaranya adalah keberhasilan kita mendorong pemerintah pusat melahirkan PP Nomor 11 Tahun 2019,terkait Penghasilan perangkat desa minimal setara ASN gol 2a.”
Lebih lanjut Mujito memaparkan perjuangan untuk para perangkat desa masih panjang, karena itu dalam Rakernas ini harus dipikirkan bersama apa yg harus kita dorong kembali. “Rakernas ini diharapkan melahirkan gagasan-gagasan baru yg bisa kita rekomendasikan kepada pemerintah pusat”.
Dedi Kusmana (Utusan PPDI Kab Pangandaran) menyampaikan bahwa rakornas ini menjadi sangat penting bagi perjalanan PPDI ke depan, selain sebagai wahana silaturahmi, evaluasi dan koordinasi, lebih dari itu rakornas ini merupakan sarana untuk merumuskan kebijakan PPDI kedepan secara nasional. ” Rakernas harus menjadi alat rekonsiliasi pasca pilpres, dan penggalian idea atau gagasan besar untuk kedepan”.
Dari kegiatan Rakernas ini kembali dimunculkan usulan pembentukan UU khusus tentang perangkat desa (UU Aparatur Pemerintah Desa) sebagai jawaban atas kegelisahan para perangkat desa akan status kepegawaian anya.
“Semoga usulan dibentuknya UU Aparatur Pemerintah Desa dapat menjawab persoalan inti perangkat desa di seluruh Indonesia, sehingga dg adanya kepastian hukum tentang status, hak dan kewajiban juga masa depan, para perangkat desa akan lebih optimal dalam membangun manajemen pemerintahan desa”.pungkas Dedi

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan